Jumat, 07 November 2014

Air Mata Buaya



Air Mata Buaya 

Air mata buaya adalah salah satu  ungkapan bagi tangisan orang yang  yang pura-pura bersimpati atau sebut saja orang yang munafik pura pura ikut sedih ikut empati atau simpati terhadap kesedihan seseorang padahal hatinya tidak. Atau bisa juga  orang menangis biar mendapat empati dari seseorang yang ada di hadapannya sebut saja biar dia dikasihani. Apakah memang benar buaya itu suka menangis dengan meneteskan air mata sebagaimana layaknya manusia.?



Buaya secara alami memang suka mengeluarkan air mata sebagai cara mengeluarkan kelebihan kadar garam dalam tubuh sebagai mana layaknya manusia yang akan mengeluarkan kelebihan garam tubuh  melalui keringat. Apakah buaya berkeringat? Tapi yang dimaksud disini  bukan buaya darat lho, seperti yang sudah dibahas dalam posting perbedaan buaya sungai dan buaya darat.




Sering kali orang suka mengindentikan  air mata buaya itu sebagai taktik menarik simpati bagi mereka yang licik dan melakukan kejahatan misalnya dengan niat mau melakukan penipuan. Baik dilakukan kepada orang yang baru kenal atau kepada keluarga atau orang dekat sekalipun.
Para ahli reptil mengamati bahwa buaya akan mengeluarkan air mata bila sehabis memakan mangsa yang besar atau setelah menelan mangsanya. Banyak anggapan bahwa buaya menangis karena tangisan penyesalan. Sesungguhnya tidak karena buaya memangsa hewan lain sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisi tubuhnya atau buaya membunuh demi untuk menghidupi dirinya.
Jadi apakah buaya memang suka menangis atau bersedih seperti buaya darat  nampaknya mereka tidak. Tapi menurut para ahli lingkungan hidup buaya sekarang benar benar menangis atau bersedih karena pada mereka terjadi pergeseran rantai makanan yang asalnya di puncak rantai makanan sekarang tidak lagi.

Dulu buaya hanya hidup sebagai pemangsa tapi sekarang dimangsa pula. Mereka diburu diambil kulitnya, maupun dagingnya. Tapi yang bersedih tentunya buaya dalam arti yang sebenarnya bukan buaya darat.

Keberadaan mereka akan mengalami kepunahan bila tanpa ikut campur manusia yang bertanggung jawab . Maka dengan adanya peternakan buaya sebagai upaya memenuhi kebutuhan pasar mode pakaian yang berasal dari kulit hewan. Ikut membantu tetap terjaganya keberadaan buaya. Kalau tidak maka nasib mereka hampir sama dengan reptil lain misalnya penyu.


Jadi yang perlu dilestarikan buaya sungai atau buaya darat?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar